Menjadi seorang ibu adalah momen berharga yang tidak bisa tergantikan oleh apa pun. Melihat buah hati lahir ke dunia tentunya membawa suatu kebahagiaan yang tak terkira. Sebagai seorang ibu tentu kita ingin memberikan segala hal terbaik dan semaksimal mungkin yang kita bisa.

Demikian pula dengan memberikan asupan ASI bagi bayi kita yang baru lahir. Kualitas ASI harus dijaga dengan baik agar buah hati mendapatkan nutrisi yang terbaik. Supaya ASI tetap berkualitas tinggi maka ada pantangan-pantangan yang harus dipenuhi oleh para ibu menyusui. Pantangan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan bayi dan juga mendukung tumbuh kembang sang buah hati.

Bila Anda adalah seorang ibu yang sedang dalam masa menyusui maka Anda harus menjauhi pantangan berikut :

  • Makanan yang mengandung merkuri tinggi

Makanan yang berasal dari laut akan mengandung merkuri, yaitu bahan polutan berbahaya yang dapat masuk ke dalam tubuh melalui makanan. Bayi masih memiliki sistem saraf yang rentan dan mudah mengalami dampak negatif dari merkuri yaitu terhambatnya perkembangan sang bayi. Makanan laut yang memiliki kandungan merkuri tinggi misalnya adalah ikan tuna, ikan todak, dan ikan makarel.

  • Alkohol

Alkohol yang masuk ke dalam tubuh ibu akan turut mengontaminasi ASI yang diproduksi oleh ibu. Selain itu alkohol juga akan menyerap nutrisi lain dalam ASI sehingga kebutuhan gizi bayi tidak tercukupi. Alkohol dalam ASI juga dapat membuat bayi merasa lemas dan pusing serta menyebabkan kemunduran kerja motorik sang bayi. Perkembangan saraf dan otak bayi pun akan terganggu.

  • Kafein

Kafein memicu produksi adrenalin yang menyebabkan meningkatnya denyut jantung serta aliran darah. Kafein dalam ASI berdampak buruk bagi bayi karena akan membuatnya susah tidur, lebih mudah rewel dan juga dapat mengganggu pencernaan bayi. Selama menyusui sebaiknya para ibu mengurangi konsumsi kopi, teh, minuman bersoda, dan minuman lainnya yang mengandung kafein.

  • Sayuran yang mengandung gas

Beberapa sayu-mayur seperti kol, kubis, brokoli, dan paprika dapat menghasilkan kandungan gas yang tinggi. Gas tersebut menyebabkan ibu merasa kembung dan membuat kekentalan ASI berkurang. Selain itu sayuran bergas tinggi akan membuat ASI terasa kurang manis sehingga bayi mungkin menolak untuk menyusu.

  • Makanan yang mengandung asam

Makanan yang bersifat asam tidak baik bagi sang bayi karena akan mengurangi kekentalan ASI dan mempengaruhi rasa ASI yang diproduksi ibu sehingga bayi tidak menyukainya. Selain itu rasa asam juga dapat menggangu saluran pencernaan bayi yang masih sangat peka terhadap rasa asam. Buah-buahan seperti stroberi, lemon, dan nanas harus dikurangi selama ibu menyusui.

  • Makanan yang dapat menghambat produksi ASI

Sebagai cara memperbanyak ASI sebaiknya para ibu menghindari konsumsi makanan-makanan yang dapat menghambat produksi ASI. Dedaunan seperti peppermint, peterseli, dan parsley dapat menurunkan produksi ASI. Sementara itu konsumsi daun bayam dan kemangi dapat meningkatkan produksi ASI.

  • Obat-obatan

Para ibu menyusui harus memilah dengan bijak setiap obat-obatan yang dikonsumsinya karena zat kimia dalam obat dapat mempengaruhi kualitas ASI. Jika bayi alergi terhadap kandungan dalam obat maka sang bayi dapat mengalami muntah dan mual. Sebaiknya ibu berkonsultasi dengan dokter mengenai obat yang aman untuk dikonsumsi saat menyusui.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *